Kesehatan dan Pendidikan Berkualitas Menyambut PPDB 2026/2027: Yayasan Santu Antonius Padua Ruteng dengan Buka Jurusan Tata Kecantikan sebagai Jurusan Pertama di SMK Manggarai Raya

Kesehatan dan Pendidikan Berkualitas Menyambut PPDB 2026/2027: Yayasan Santu Antonius Padua Ruteng dengan Buka Jurusan Tata Kecantikan sebagai Jurusan Pertama di SMK Manggarai Raya

                     

Ruteng, 8 Maret 2026 — SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi ratusan siswa dan guru, sekaligus menandai komitmen kuat sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi sambil menyambut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2026/2027. Langkah ini semakin menarik perhatian dengan pembukaan jurusan baru Tata Kecantikan, yang diklaim sebagai jurusan pertama sejenis di wilayah Manggarai Raya.


Kegiatan pemeriksaan kesehatan berlangsung di Aula SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng, Jalan Tuwa Nomor 41, Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, pada Sabtu (7/3/2026) mulai pukul 07.30 WITA. Peserta mencakup siswa dan guru dari SMK tersebut serta SMPK St. Antonius Ruteng.


Layanan mencakup pengukuran berat dan tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, cek mulut serta telinga, tes gula darah, asam urat, kolesterol, dan penentuan golongan darah secara gratis. Tenaga medis sekolah menangani proses tersebut dengan teliti.


Dokter Marianus Ronald Susilo menjelaskan bahwa kegiatan ini bagian integral dari persiapan PPDB. “Kegiatan pemeriksaan kesehatan hari ini merupakan bagian dari persiapan kami menyongsong event Penerimaan Siswa Baru yang akan datang,” ujarnya.


Sekolah berencana memperluas program ini ke masyarakat sekitar pada April 2026, kemudian ke berbagai kecamatan di Kabupaten Manggarai. “Kami juga merencanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar sekolah pada bulan April mendatang. Setelah itu kegiatan ini akan dilaksanakan di kecamatan-kecamatan di Kabupaten Manggarai,” tambah Dokter Ronald.


Kepala SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng, Yohanes Batara, SE, melalui pesan WhatsApp kepada media menjelaskan tujuan utama kegiatan tersebut. “Tujuan utama dr pemeriksaan kesehatan bagi siswa/i di SMK S kesehatan Indonesia Timur dan SMP St.Antonius, pd hr Sabtu tgl 7 Maret adalah sbb: 1.mengidentifikasi sedini mungkin masalah kesehatan bagi siswa/ agar dpt mengambil tindakan preventif/pengobatan secepatnya, 2. Menyiapkan siswa/i yg sehat secara jasmani sbg generasi masa depan bangsa, 2. Agar siswa/i dapat fokus dan konsentrasi dalam mengikuti proses KBM di kelas, 2. Sebagai media promosi kedepannya bagi kemajuan dan pengembangan yayasan SMK kesehatan Indonesia Timur ke depannya (saat ini kami sedang melakukan upaya pergantian nama SMK S kesehatan Indonesia Timur di ganti menjadi SMK S St.Antonius padua) dan proses ini sdh diproses di tingkat propinsi, sehingga pd THN ajaran baru nanti kami sdh menggunakan nama sekolah yg baru,” demikian pesan Kepala Sekolah Yohanes Batara, SE.


Ketua Yayasan Maria Yustin D. Romas, menekankan fokus pada peningkatan mutu pendidikan tanpa orientasi profit. Terobosan utama termasuk penurunan biaya SPP—menjadi Rp100.000 per bulan di SMK (dari Rp150.000) dan gratis di SMPK St. Antonius Ruteng (sebelumnya Rp50.000)—serta renovasi fasilitas seperti pengecatan ulang ruang kelas.


Yang paling dinanti calon siswa adalah pembukaan Program Studi Tata Kecantikan mulai tahun ajaran 2026/2027. “Tahun ajaran baru, prodi kecantikan sudah bisa dibuka, perijinan dan guru tata kecantikan telah tersedia,” ungkap Ketua Yayasan.


Jurusan ini menjadi tambahan keenam setelah Keperawatan, Farmasi, Administrasi Perkantoran, Rekayasa Perangkat Lunak (RPL-Komputer), dan Agribisnis Ternak Ruminansia. Berdasarkan informasi sekolah, Tata Kecantikan merupakan jurusan pertama di wilayah Manggarai Raya, mengisi kekosongan pendidikan vokasi kecantikan di kawasan tersebut—di mana jurusan serupa lebih umum ditemukan di daerah lain NTT seperti Kupang.


Program ini diharapkan menjawab potensi lokal, terutama di sektor pariwisata dan usaha mandiri salon/spa di Manggarai yang sedang berkembang. Siswa akan dibekali keterampilan perawatan kulit, rambut, makeup, nail art, serta etika profesi dan entrepreneurship sesuai standar kurikulum SMK.


SMK Kesehatan Indonesia Timur Ruteng (berdiri Juli 2010, akreditasi B) juga menyediakan fasilitas lengkap: ruang kelas nyaman, laboratorium IPA dan komputer, perpustakaan, TV pembelajaran, serta asrama terjangkau bagi siswa luar daerah. Aula sekolah bahkan difungsikan untuk misa Minggu warga setempat.


Dengan kombinasi layanan kesehatan preventif, biaya terjangkau, fasilitas ditingkatkan, dan jurusan inovatif pertama di Manggarai Raya, SMK ini semakin menjadi pilihan menarik bagi lulusan SMP yang menginginkan pendidikan vokasi berkualitas dan prospek kerja langsung.


Calon peserta didik dan orang tua dapat menghubungi sekolah untuk informasi PPDB 2026/2027 lebih lanjut.


Laporan: Sie Humas SMK Kesehatan Indonesia Timur 
Editor: Milikior Sobe, S.Fil.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Urgensi Dukungan Emosional bagi Ibu Pasca Keguguran

Aku Sehelai Kain Putih

Degradasi Makna Kata