Postingan

Orangtua Segalanya Bagiku

Gambar
ORANGTUA SEGALANYA BAGIKU* Oleh: Nementus Jampur   Program Studi: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, UNIKA Ruteng Orang tua adalah segalanya bagiku. Mereka bukan hanya awal dari setiap langkah yang kuambil, tetapi juga tujuan dari setiap doa yang kupanjatkan dalam sunyi malam. Dalam perjalanan hidup yang masih dipenuhi keterbatasan, ketika kakiku melangkah pelan dan hati sering diliputi keraguan, aku kerap menengadah ke langit. Memandangi bulan dan bintang yang setia menerangi gelap, seolah mereka berbisik bahwa harapan tak pernah benar-benar padam. Keindahan alam dalam kesunyian itu mengajarkanku kesabaran: bahwa gelap hanyalah jeda, bukan akhir, sebelum fajar membawa cahaya baru. Dari sanalah mimpi-mimpi kecilku perlahan tumbuh menjadi cita-cita besar, mengubah ketakutan menjadi keberanian—seperti pagi yang selalu datang dengan kabar baik, dan senja yang menutup hari dengan keindahan. Namun, di balik semua impian, perjuangan, dan langkah tertatih ini, ada so...

In Memoriam Florisan

Gambar
*In Memoriam* *Yosef Maria Florisan*  31 Mei 1967 – 5 Januari 2026 *Penerjemah, Filsuf, Penjaga Makna* Di Kumba, Ruteng, Manggarai, pada 31 Mei 1967, lahirlah seorang anak yang kelak memilih setia pada jalan kata-kata. Pada 5 Januari 2026, di Klinik Santa Elizabeth Nita, Maumere, Yosef Maria Florisan menyelesaikan ziarah hidupnya—pergi dalam keheningan yang selaras dengan seluruh corak hidup dan pengabdiannya. Ia adalah sarjana filsafat tamatan STFK Ledalero, seorang intelektual dengan kepekaan bahasa yang jarang dan kedalaman refleksi yang matang. Sejak masa studi, ia telah menunjukkan kecenderungan pada wilayah yang tidak mudah: filsafat modern Eropa, bahasa asing, dan kerja konseptual yang menuntut ketelitian ekstrem. Bakat linguistiknya—terutama dalam bahasa Inggris dan Jerman—bukanlah sekadar kecakapan teknis, melainkan ekspresi dari etos filosofis: kesetiaan pada makna sebelum kesetiaan pada bentuk. Skripsi akhirnya berjudul “Memperkenalkan Doktrin Kehendak untuk ...

SMKSK-IT Mengikuti Upacara Bendera Memperingati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI di Lapangan Natas Labar Kabupaten Manggarai

Gambar
SMKSK-IT Mengikuti Upacara Bendera Memperingati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI di Lapangan Natas Labar Kabupaten Manggarai       Perwakilan Guru SMKSK-IT (Pak Charly di tengah) Suasana khidmat dan penuh kebanggaan tampak menyelimuti Lapangan Natas Labar, Kabupaten Manggarai, saat ratusan guru, tenaga pendidik, serta peserta didik dari berbagai SMA dan SMK mengikuti Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80. SMKSK-IT (Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Kesehatan Indonesia Timur) turut hadir sebagai salah satu sekolah yang mengambil bagian dalam kegiatan ini. Apel Bersama Meneguhkan Persatuan Guru Manggarai  Kegiatan dimulai dengan apel bersama yang diikuti oleh seluruh peserta upacara dari kecamatan Langke Rembong. Para peserta didik dan staf pendidik tampak tertib mengikuti jalannya upacara di bawah cerahnya langit Manggarai. Keunikan acara tahun ini terlihat dari pakaian adat Manggarai yang dikenakan oleh sebagian bes...

Guru Kebijaksanaan di Abad ke-21: Refleksi Filsafat Xúnzǐ* pada Hari Guru Nasional dan HUT PGRI 2025

Gambar
Guru Kebijaksanaan di Abad ke-21: Refleksi Filsafat Xúnzǐ* pada Hari Guru Nasional dan HUT PGRI 2025 Oleh: Milikior Sobe, S.Fil.** Hari Guru Nasional dan HUT PGRI setiap tanggal 25 November membuka ruang yang sangat bermakna bagi refleksi mendalam tentang arah pendidikan bangsa. Pada abad ke-21 ini, ketika teknologi, informasi, dan budaya global bergerak begitu cepat, guru dipanggil untuk kembali menjadi *pembimbing kebijaksanaan*. Perayaan Hari Guru menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar transmisi pengetahuan, tetapi “proses pembentukan manusia dalam seluruh dimensi kemanusiaannya.” Refleksi ini menemukan pijakan kuat dalam pemikiran Xúnzǐ, seorang filsuf yang menegaskan bahwa manusia “tidak otomatis menjadi baik, tetapi harus dibentuk melalui pendidikan dan latihan” (Fung Yu-Lan, 1990:187). Maka, momentum Hari Guru perlu menjadi panggilan moral untuk memaknai kembali tugas guru sebagai penata karakter manusia. Xúnzǐ dan Konteks Pemikirannya Xúnzǐ, atau Xun Kuang, merup...

Pidato: Guru Inspirator Masa Depan

Gambar
PIDATO / SAMBUTAN PERWAKILAN PESERTA DIDIK SMKSK-IT PADA PERINGATAN HARI PGRI 2025 (Disertai Dokumentasi Kegiatan)* Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Salam sejahtera untuk kita semua, Om swastiastu, Namo buddhaya, Salam kebajikan. Yang saya hormati Bapak/Ibu dewan guru SMK Kesehatan Indonesia Timur, Yang saya banggakan seluruh teman-teman peserta didik. Pada kesempatan yang berbahagia ini, marilah kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena kita dapat bersama-sama memperingati Hari Guru Nasional sekaligus Hari PGRI tahun 2025 dalam suasana penuh syukur dan kebersamaan. Hadirin sekalian, Hari Guru adalah momen untuk mengenang betapa besarnya pengabdian para pendidik dalam membentuk karakter, ilmu, dan masa depan kita. Tema yang saya bawa hari ini adalah: Guru, Inspirator Masa Depan Sebagaimana yang pernah disampaikan oleh **Theresia Desi Ratna**, salah satu peserta didik SMKSK-IT: "Guru adalah cahaya yang tidak pernah padam. Mereka...

Kepsek SMKS Kesehatan Indonesia Timur: Guru Menjadi Model Bagi Insan Manusia di Bumi

Gambar
Kepsek SMKS Kesehatan Indonesia Timur: Guru Menjadi Model Bagi Insan Manusia di Bumi.    Pak John Kepsek SMKSK-IT (tengah baju merah ) saat  berpose bersama peserta didik PKL SMKSK-IT di Kopdit Swasti Sari  Dalam rangka menyongsong peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-80 PGRI, Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Kesehatan Indonesia Timur (SMKSK-IT) dan SMPK Santu Antonius Ruteng menggelar acara bersama yang berlangsung meriah di lapangan upacara kedua lembaga pendidikan tersebut, Senin (24/11/2025). Kepala SMKSK-IT, Johanes Batara, S.E. , dalam sambutannya menegaskan peran sentral guru sebagai teladan bagi seluruh elemen masyarakat. Di hadapan dewan guru dari kedua sekolah serta seluruh peserta didik, ia menekankan bahwa keberadaan para pendidik adalah dasar yang membentuk perjalanan hidup setiap individu. “Hari ini kita memeriahkan acara PGRI untuk kembali mengingat jasa para pendidik—para guru yang telah menjadi model bagi setiap orang yang memiliki...

Guru Punya Peran Strategis Perkuat Pendidikan Karakter dan Kewarganegaraan untuk Masyarakat yang Kohesif

Gambar
Jakarta, 24 November 2025  — Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia bekerja sama dengan Institut Leimena menyelenggarakan Webinar Internasional bertema  “Peran Guru dalam Memperkuat Pendidikan Karakter dan Kewarganegaraan dalam Membangun Masyarakat yang Kohesif.”  Kegiatan ini didukung oleh  Templeton Religion Trust  dan diikuti para pendidik dari berbagai daerah di Indonesia serta peserta internasional. Acara yang berlangsung Senin malam (24/11), pukul 19.00–21.00 WIB ini menghadirkan sejumlah pembicara terkemuka dari Indonesia dan Singapura, dengan terjemahan simultan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Komitmen Memperkuat Karakter Bangsa Dalam sambutan pembukaannya,  Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd. , Direktur Jenderal GTK, menekankan peran sentral guru dalam menjaga ketahanan sosial bangsa. “Guru ...