Kepsek SMKS Kesehatan Indonesia Timur: Guru Menjadi Model Bagi Insan Manusia di Bumi

Kepsek SMKS Kesehatan Indonesia Timur: Guru Menjadi Model Bagi Insan Manusia di Bumi. 

 Pak John Kepsek SMKSK-IT (tengah baju merah) saat berpose bersama peserta didik PKL SMKSK-IT di Kopdit Swasti Sari 

Dalam rangka menyongsong peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-80 PGRI, Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Kesehatan Indonesia Timur (SMKSK-IT) dan SMPK Santu Antonius Ruteng menggelar acara bersama yang berlangsung meriah di lapangan upacara kedua lembaga pendidikan tersebut, Senin (24/11/2025).

Kepala SMKSK-IT, Johanes Batara, S.E., dalam sambutannya menegaskan peran sentral guru sebagai teladan bagi seluruh elemen masyarakat. Di hadapan dewan guru dari kedua sekolah serta seluruh peserta didik, ia menekankan bahwa keberadaan para pendidik adalah dasar yang membentuk perjalanan hidup setiap individu.

“Hari ini kita memeriahkan acara PGRI untuk kembali mengingat jasa para pendidik—para guru yang telah menjadi model bagi setiap orang yang memiliki statusnya sekarang,” ujar Johanes Batara disambut tepuk tangan meriah hadirin.
“Tanpa guru, tidak akan ada siapa pun yang dapat berdiri sebagai pribadi yang berhasil hari ini,” lanjutnya.

Penampilan Siswa Meriahkan Suasana

Sejak pagi, para peserta didik dari SMPK Santu Antonius dan SMKSK-IT tampak berbusana rapi dan siap tampil dalam rangkaian acara menyambut Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2025. Suasana hangat dan penuh kegembiraan mewarnai lapangan upacara, selaras dengan cuaca cerah yang menyelimuti Ruteng pagi itu.

Dari SMPK Santu Antonius, peserta didik menampilkan berbagai acara seperti vokal solo, nyanyian Himne Guru, dan tarian variasi. Sementara siswa SMKSK-IT unjuk kebolehan melalui pertunjukan pencak silat (PSHT), dance kreasi, fashion show hingga seni vokal yang memukau penonton.

Master of Ceremony kegiatan, Fitri Ewel, S.Pd., Gr., menyampaikan refleksi singkat mengenai makna peringatan Hari Guru.

“Guru adalah aset negara yang perlu terus diapresiasi. Tanpa mereka, tidak akan ada presiden, gubernur, bupati, camat, bahkan kita semua yang berdiri di sini,” ungkapnya dalam prolog pembuka acara.

Dua Lembaga, Satu Semangat Pendidikan

Civitas akademika Santu Antonius—yang menaungi SMPK Santu Antonius dan SMKSK-IT—merupakan dua lembaga pendidikan yang lahir dari satu yayasan. Keduanya terus menegaskan komitmen untuk menjadi pilar pendidikan yang hadir bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Peringatan Hari Guru ini menjadi kesempatan untuk merenungkan peran para pendidik dalam membangun peradaban.

Dalam penutup sambutannya, Johanes Batara kembali mengajak seluruh yang hadir untuk menjadikan momentum ini sebagai refleksi bersama.

“Semoga Hari Guru dan PGRI menjadi momen besar yang menyadarkan kita untuk selalu mengingat jasa para pahlawan di bidang pendidikan. Para gurulah yang memberikan kita status, harapan, dan masa depan,” tutupnya penuh motivasi.

Acara berlangsung lancar, penuh semangat, dan menjadi wujud penghargaan tulus bagi para guru yang telah mendedikasikan hidupnya demi mencerdaskan bangsa. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Urgensi Dukungan Emosional bagi Ibu Pasca Keguguran

Aku Sehelai Kain Putih

Degradasi Makna Kata