Postingan populer dari blog ini
Peran Perempuan sebagai Garda Terdepan Ekonomi Berkeadilan Berbasis Konservasi di Flores
RUTENG – Melanjutkan semangat pemberdayaan dari hari pertama, rangkaian kegiatan Gender Leadership Training yang diinisiasi oleh IN-FLORES bersama Balai Besar KSDA Nusa Tenggara Timur memasuki hari kedua pada Jumat (26/06/2026). Fokus diskusi hari ini bergeser pada pembedahan beban ganda yang dipikul perempuan serta posisi krusial mereka dalam pelestarian sumber daya alam dan pengembangan produk ekonomi lokal yang menjadi hasil dampingan IN-FLORES. * Manifestasi "Filosofi Pohon" dalam Karya Nyata* Dalam pelatihan ini, IN-FLORES menerapkan "Filosofi Pohon" sebagai fondasi pengembangan diri dan usaha. Keberhasilan para mitra dampingan di lapangan merupakan buah nyata dari filosofi tersebut, di mana akar yang kuat berupa nilai-nilai lokal, batang yang kokoh berupa kapasitas SDM, serta cabang dan buah yang berupa produk ekonomi kreatif, kini telah menjadi realitas yang terlihat di meja pameran. Produk-produk seper...
Jurgen Habermas Wafat
*Habermas Wafat Saat Dunia Kembali Berperang* _Obituari untuk Habermas_ Oleh Ferdi Jehalut Dunia kehilangan seorang pemikir besar pada saat dunia terguncang oleh perang. Ketika konflik bersenjata kembali menjadi bahasa yang lazim dalam politik internasional, Jürgen Habermas, filsuf yang sepanjang hidupnya memperjuangkan kekuatan dialog, justru berpulang pada usia ke-96 tahun. Ini adalah sebuah kehilangan besar bagi orang-orang yang selalu memperjuangkan dialog-dialog emansipatoris di seluruh dunia. Bagi saya, lebih dari sekadar sebagai intelektual publik yg setia menawarkan dialog-dialog emansipatoris, Habermas adalah sosok guru perdamaian global. Ketika pemimpin-pemimpin fasis dan populis sayap kanan gemar memproduksi demagogi digital yang menghancurkan kohesi sosial masyarakat global, Habermas justru hadir untuk meyakinkan kita bahwa manusia dapat menyelesaikan konflik melalui percakapan rasional. Ia menolak menjadikan manusia sebagai budak kondisi alamiahnya sebagaimana d...
Menyalakan Literasi Digital dari Akar Rumput
MENYALAKAN LITERASI DIGITAL DARI AKAR RUMPUT (Sinergitas Teologi Terlibat UNIKA Ruteng dan KBG St. Gabriel Melawan Hoaks serta Menjaga Masa Depan Anak) ( foto bersama dan berikan hadiah buku Pater Anton E.Waser, SVD -Alm. kepada mahasiswa UNIKA Prodi Teologi _) GEWAK, JURNAL PASTORAL — Di tengah kepungan era disrupsi informasi, ketahanan keluarga kristiani kembali diuji. Komunitas Basis Gerejani (KBG) kini dituntut tidak hanya menjadi persekutuan ritus liturgis, tetapi juga menjadi agen filter sosial. Refleksi pastoral yang membumi ini tertangkap jelas dalam kolaborasi ilmiah-pastoral yang digelar di wilayah Gewak, Paroki Santu Mikhael Kumba, Kamis (28/5). Sejumlah mahasiswa Program Studi Teologi Universitas Katolik Indonesia (UNIKA) Santu Paulus Ruteng melakukan kunjungan lapangan dan wawancara mendalam bersama Bapak Milikior Sobe, S.Fil., pengurus inti KBG St. Gabriel. Dialog yang berlangsung dinamis dari pukul 16.00 hingga 17.30 WITA tersebut membahas arah pastor...
Komentar
Posting Komentar